Tuesday, December 9, 2014
Puisi Jalan Jalan Lengang
Bayang-bayang pun tanpa kenang
Setelah kutikam rembulan
Dan kutikam matahari
Kini aku sendiri
Bersamamu, gadis berdahi suci
Saat kusingkirkan juga desah angin
Kau berkata, biarkan dia membawa kabar
Bersama embun yang menetes di ranting pagi
Di sini tubuhku meruap di kanal tepi hutan
Menatap kutukan di persimpangan jalan
Kucari jejak-jejak tua yang tak terbaca
Akankah bebatuan memperkuat jalan
Sedang sekuncup kembang enggan
Bersemi di sela-sela retakan
Di sana dingin memagut leherku
Begitu sempurna kabut menyelimut, tanpa deru
Perlahan kuusap debu di butir tasbih yang membeku
Kini aku sendiri
Bersamamu, gadis berdahi suci
Kutikam matahari dan rembulan
Bayang-bayang pun tanpa kenang
Jalan-jalan lengang
Ditulis Oleh : Awidya Firsiades Ain
Artikel Puisi Jalan Jalan Lengang, diterbitkan oleh Unknown pada hari Tuesday, December 9, 2014. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.
Artikel Terkait Puisi Jalan Jalan Lengang: Puisi Romantis,
Puisi Sedih
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment