Gadis bermata hitam berkulit pualam
Datang bersama sunyi membelah malam
Angin bergelombang menghantam pojok desa
Siangnya sisa-sisa pohon meranggas di utara
Tatapanmu meneduhkan hawa mangsa ketiga
Wahai, gadis bermata hitam berkulit pualam
Yang datang bersama sunyi membelah malam
Taburkan benih segenggam demi segenggam
Biar kusirami putiknya dengan gemercik cinta
Dengan rindu pepohonan yang mulai berbunga
Tuesday, December 9, 2014
Puisi Gemercik Cinta
Ditulis Oleh : Awidya Firsiades Ain
Artikel Puisi Gemercik Cinta, diterbitkan oleh Unknown pada hari Tuesday, December 9, 2014. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.
Artikel Terkait Puisi Gemercik Cinta: Puisi Romantis
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment