Wednesday, December 10, 2014
Puisi Denting Nada Bening
Lagu itu menjadi denting nada bening
Memahat wajahmu dengan begitu hening
Dulu wajahmu bergambar mawar
Matamu sayu dalam bingkai kayu merayu
Bercerita tentang domba dan anak gembala
Meniup seruling bambu melantun lagu rindu
Menelusup di sela kuncup dan ranting kering
Saat aku kembali berjalan menenteng
Bingkai kayu itu, kelopak-kelopak mawar
Di wajah sayumu terjatuh satu demi satu
Membentur batu-batu menjeritkan syahdu
Yang terus meruap di tiap tingkap zaman
Lagu itu menjadi denting nada bening
Memahat wajahmu dengan begitu hening
Ditulis Oleh : Awidya Firsiades Ain
Artikel Puisi Denting Nada Bening, diterbitkan oleh Unknown pada hari Wednesday, December 10, 2014. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda.
Artikel Terkait Puisi Denting Nada Bening: Puisi Romantis
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment